![]() |
| Add caption |
Coba tanya perempuan yang nama pasangannya, Condeng. Hanya kebanggaan yang ia rasakan saat menyebut namanya. Dengarlah, "Abang Condeng, aku untukmu," Hanya keindahan yang perempuan itu rasakan. Padahal oleh sebagian orang nama yang ia panggil bisa jadi dianggap sebagai nama buruk.
Coba tanya lelaki yang nama pasangannya, Tutut. hanya kasih sayang yang ia rasakan saat menyebut namanya. dengarlah, "Dik Tutut, aku akan selalu di sampingmu." Hanya sayang yang di pikiran lelaki itu. mana peduli dengan nama pasangannya. Mau Tutut, Perkutut, bahkan kentut, masa bodoh.
begitulah nasihat lama Orang Tua, selalu benar. Apa mau dikata, #SebabSudahCinta. _15.9.2014

Tidak ada komentar:
Posting Komentar