Rabu, 10 Desember 2014

Pujian dan Cacian

Jangan memuji. Karena hanya membuatku tidak nafsu makan karenanya. Sebab, aku sudah lebih dulu kenyang dengan pujian. Hanya akan mebuatku lalai dari segala karya yang seharusnya kulakukan.
Jjangan pula mencaci. Bila kau ingin aku tak abadi. Karena bagiku, satu cacian ibarat satu anak tangga. yang menjadi muasal aku lebih dekat dari langit keberhasilan.
Diam saja. tidak perlu kau puji untuk kau tiru. Karena dua tanganmu ada agar kau lebih banyak berkarya. Tidak perlu juga kau caci. Meninggalkan hal itu lebih membuatmu terpandang. Jika ku salah, ambillah untuk kau jadikan pelajaran. (21.11.2014 @sore sebelum ta'limul Quro)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar